Bagaimana data pembeli dipakai dan dilindungi.
Kami menggunakan data seperlunya untuk membuat order, memproses pembayaran, mengirim status transaksi, dan menjaga agar akses ke pesanan tidak terbuka untuk pihak yang tidak berwenang.
Data Seperlunya
Hanya yang relevan untuk transaksi
Akses Aman
Detail pesanan tidak dibuka publik
Riwayat Terjaga
Terkait akun atau perangkat checkout
Data yang diproses
Data identitas transaksi
Sistem menyimpan data seperti email pembeli, nomor tujuan, kode order, produk yang dibeli, dan waktu transaksi untuk kebutuhan operasional.
Data pembayaran
Informasi metode bayar, nominal, dan status pembayaran dipakai untuk mencocokkan pesanan dengan hasil verifikasi pembayaran.
Data sesi akses
Untuk pembelian tanpa akun, sistem menyimpan informasi akses pada perangkat yang dipakai agar detail transaksi tetap aman.
Tujuan penggunaan data
Memproses dan menuntaskan order
Data dipakai untuk membuat pesanan, memproses pembayaran, menyiapkan produk, dan menampilkan status transaksi.
Memberikan bantuan support
Tim support menggunakan data transaksi secara terbatas untuk menelusuri kendala pembayaran, voucher, atau order yang belum selesai.
Menjaga keamanan akses
Kontrol akses diterapkan agar order tidak tampil publik dan tidak dapat diambil oleh orang lain hanya dengan menebak ID pesanan.
Prinsip perlindungan data
Akses dibatasi seperlunya
Pesanan hanya ditampilkan kepada akun yang terkait atau perangkat yang sebelumnya dipakai saat checkout.
Detail pesanan tidak dibagikan sembarangan
Detail pesanan dan voucher tidak dibuka secara publik agar tidak mudah diakses oleh pihak lain.
Data rahasia tidak boleh dibagikan ke support
Pengguna tidak perlu memberikan OTP, PIN, atau password pribadi saat meminta bantuan. Kanal resmi hanya membutuhkan data transaksi yang relevan.
Ingin tahu lebih banyak soal keamanan order?
Kamu bisa membaca FAQ atau menghubungi tim support bila membutuhkan penjelasan tambahan seputar akses dan privasi transaksi.